Heboh madrasah hilang dari revisi uu sisdiknas, ini kata nadiem dan menag yaqut. Viral Frasa Madrasah Hilang dari RUU Sisdiknas, Ini Kata Nadiem dan Yaqut

Heboh Madrasah Hilang dari Revisi UU Sisdiknas, Ini Kata Nadiem dan Yaqut

Sementara itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas Gus Yaqut membenarkan bahwa komunikasi dan koordinasi antara Kemdikbudristek dengan Kemenag terjalin secara erat. Belasan abad, umat Islam menjadi prototipe umat terbaik.

Viral Frasa Madrasah Hilang dari RUU Sisdiknas, Ini Kata Nadiem dan Yaqut

Dalam Pasal 17 dan 18 UU Sisdiknas yang saat ini berlaku UU Nomor 20 Tahun 2003 , madrasah disebut sebagai salah satu bentuk pendidikan, baik di tingkat dasar, pertama, maupun menengah. Hilangnya frasa madrasah dalam draf RUU Sisdiknas itu pun menuai kritik dari berbagai pihak.

Next

3 Fakta Madrasah Hilang dari RUU Sisdiknas yang Tuai Polemik, Nadiem hingga Gus Yaqut Beri Klarifikasi

Kondisi tersebut kian memperparah inferioritas sekolah-sekolah agama.

Nadiem Sowan ke PBNU, Serahkan KIP dan Bantuan UKT

Sebuah hal yang tidak masuk akal dan tidak pernah terbesit sekalipun di benak kami," kata Nadiem dikutip dalam akun Instagram resmi kemdikbud. Heboh Hilang dari Revisi UU Sisdiknas, Ini Kata Nadiem dan Menag Yaqut Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan Menteri Agama memastikan frasa madrasah tetap ada dalam Revisi Undang-Undang...

Frasa Madrasah Hilang dari RUU Sisdiknas, Sekulerisasi Makin Memanas

Diketahui sebelumnya, isu draf revisi UU Sisdiknas bocor dan tidak memiliki frasa madrasah saat Komisi X DPR menerima audiensi dari Aliansi Penyelenggara Pendidikan Indonesia APPI pekan lalu. Pasal 17 ayat 2 tersebut berbunyi: "Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar SD dan madrasah ibtidaiyah MI atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama SMP dan madrasah tsanawiyah MTs atau bentuk lain yang sederajat".

3 Fakta Madrasah Hilang dari RUU Sisdiknas yang Tuai Polemik, Nadiem hingga Gus Yaqut Beri Klarifikasi

Dari hal ini, dia bisa menilai Mendikbud semakin terlihat tidak kompeten mengurus kebijakan pendidikan nasional dan bisa mengancam masa depan SDM Unggul Indonesia. Sejarah mencatat, kemerosotan pendidikan dan pengajaran Islam pernah terjadi saat arus pengembangan sekolah umum dilakukan seluas-luasnya dengan pembangunan fasilitas yang masif.

Next