Sikap menutup diri dari masyarakat. Sifat Menutup Diri Dari Masyarakat

Peran Kaum Intelektual di Masyarakat

Contoh Eksklusivisme Adapun contoh perwujutan atas sikap eksklusivisme yang pernah ada, antara lain sebagai berikut ; Jerman Hitler Di Jerman dahulu terdapat pemimpin yang dikenal dengan gaya kepemimpiannyan yang dictator, tokoh tersebut bernama Hitler. Melalui dua hal ini, masyarakat yang berkembang juga mampu mengokohkan stabilitas suatu negara, mendukung pembangunan Negara Angelica,2011 Di Indonesia, masih banyak masyarakat tradisional yang tidak memiliki pendidikan yang memadai. Orang jarang menjadikan Cirebon dengan Sunan Gunung Jatinya dalam pembicaraan tentang asal-usul dan sejarah ke-Sunda-an, kecuali Pajajaran dengan Prabu Siliwangi sebagai tokoh sentralnya.

Next

Sikap masyarakat menyikapi perubahan social budaya terhadap globasisasi.

Bercuti, melancong, jalan-jalan, mandi-manda pantai, makan-makan di negeri lain, kenduri-kendara; tangguhkanlah. Adanya anggapan tersebut bahwa bergaul atau berinteraksi ini hanya diperbolehkan dengan orang yang seiman.

Next

√ 15 Contoh Sikap Masyarakat Tradisional Yang Ada di Indonesia

Tokoh Prabu Siliwangi dengan Kerajaan Pajajaran-nya merupakan kelanjutan dari kerajaan sebelumnya Kerajaan Sunda, Galuh, dan Kawali bila diurut silsilahnya, merupakan kerajaan-kerajaan yang satu dengan yang lainnya berada dalam satu garis keturunan yang sangat dekat. Walau bagaimanapun, angka-angka ini nampaknya langsung tidak memberikan kesan kepada sebilangan masyarakat. Kasus yang melahirkan memicu peristiwa Tasik berdarah.

Next

Sikap Menutup Dari Dari Masyarakat

Alasan mengapa masyarakat senantiasa mengalami perubahan sosial budaya, sebab masyarakat senantiasa mengalami adanya perubahan jumlah penduduk, adanya penemuan baru, adanya konflik dan pemberontakan, adanya perubahan lingkungan alam, serta adanya pengaruh kebudayaan lain. Ini ialah contoh kelompok eksklusivisme.

Next

Pengertian Eksklusivisme, Ciri, Macam, Faktor, Dampak, Contoh

Laungan slogan duduk di rumah jika tiada keperluan untuk keluar rumah nampaknya langsung tidak memberikan sebagai impak kepada sesetengah anggota masyarakat. Maka, taraf hidupnya pun masih sangat rendah sekali.

Sikap masyarakat menyikapi perubahan social budaya terhadap globasisasi.

Amat menyedihkan sekali apabila kepentingan diri, kehendak, dan agenda kehidupan peribadi yang seharusnya boleh diletakkan ke tepi namun menjadi ancaman kepada dunia pendidikan tanah air. Solidaritas sosial masyarakat Sunda lebih dibangun oleh ikatan keluarga kerabat dekat. Rutin harian bermotifkan kehendak seperti menyambut tahun baharu di lapangan secara terbuka umpamanya lebih penting bagi mereka.