Efesus 4 ayat 29. Ef 4:29

Bermain sambil Memuliakan Tuhan Bacaan Alkitab: Efesus 4:29

Di sini ada 2 hal utama. Menyadari bahwa ucapan seseorang memiliki kuasa, kita tentu ingin agar tutur kata kita menyembuhkan, bukannya menyakiti orang lain.

Next

(e

Pemahaman tersebut juga seharusnya dimiliki oleh orang percaya pada masa kini, di mana perlu menyadari akan pentingnya Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari.

Next

(e

Guru dapat juga meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa dengan menggunakan kalimat sendiri. Perasaan itu sifatnya sementara, sekali-sekali, seketika atau pada suatu waktu tertentu saja.

Next

Perkataan yang Membangun (Efesus 4:29)

Dan ini berkatian dengan persatuan di dalam Roh sehingga kita diajarkan untuk mengenal cara kerja Kristus.

Next

Efesus 4:29 (Versi Paralel)

Seharusnya semua manusia berdosa harus mengalami murka Allah yaitu penghukuman Allah karena segala kafasikan dan kelaliman manusia yaitu segala kejahatan dan pemberontakan manusia terhadap Allah Roma 1:18 , tetapi karena Allah yang penuh kasih dan rahmat sehingga manusia tidak mengalami penghukuman itu dan Allah menunjukkan kasih dan keadilan-Nya di dalam Yesus Kristus untuk menebus segala dosa dan pelanggaran manusia I Petrus 2:24. Saudara tentu kecewa, bukan? Amarah adalah luapan emosi yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak menyenangkan. Bukan hanya sekedar kita diberi tetapi pekerjaan Allah Tritunggal ini terus bekerja di dalam hidup kita hingga akhir zaman.

Efesus 4:29 (Versi Paralel)

Sebagai orang Kristen, sebaiknya kita juga memberikan pujian yang tulus kepada orang lain. Cacian, seperti julukan yang merendahkan, dan kritikan tajam yang terus-menerus dilontarkan, bisa menyebabkan seseorang kehilangan harga dirinya sehingga ia merasa tidak berharga. Di sini Paulus mengggunakan bentuk present dari kata klepteto yang berarti pencurian adalah kebiasaan di dalam jemaat yang terus terjadi.

Next