Pengacara juliari batubara. Pengacara: Vonis Juliari Batubara Penuh Konflik Kepentingan

Pengacara Juliari Batubara Sebut Uang Suap Bansos Dinikmati Matheus Bersama Istri Muda

Dia juga menyebut tim kuasa hukum telah menyampaikan pembelaan dengan bukti-bukti tertulis.

Next

Pengacara Klaim Nama Juliari Batubara Dicatut dalam Kasus Suap Bansos

Maqdir juga menyebut vonis 12 tahun termasuk hukuman yang berat. Menurut dia, keterangan kedua mantan pejabat Kemensos ini mengada-ada.

Juliari Batubara Trending Gegara Minta Bebas, Pengacara Balas Serang Netizen

Cerita ke saya istri muda," kata Harry saat ditanya oleh pengacara Juliari lainnya.

Next

Pengacara Hotma Sitompul Terima Uang Rp3 Miliar dari Juliari Batubara

Sementara di tahap penyidikan, menurut Maqdir, tidak ada satu pun vendor yang mengakui memberikan uang kepada Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK pengadaan bansos sembako periode April-Oktober 2020. Tidak ada, suap itu kan ada barangnya, bukan angan-angan orang begitu loh," ungkap Maqdir. Sedangkan Juliari Batubara tidak banyak berkomentar mengenai putusannya tersebut.

Pengacara Hotma Sitompul Terima Uang Rp3 Miliar dari Juliari Batubara

Maqdir mengaku tidak menyangka Majelis Hakim Tipikor memvonis kliennya lebih berat dari tuntutan Jaksa.

Next

Pengacara Hotma Sitompul Terima Uang Rp3 Miliar dari Juliari Batubara

Sebelumnya, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK bakal menghadirkan tiga saksi dalam lanjutan sidang perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial bansos penanganan pandemi Covid-19. Namun, Maqdir menyebut Juliari belum memutuskan apakah akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Bukan itu saja, Maqdir menyebut, Mahteus Joko telah menggunakan uang fee yang ditarik dari vendor untuk kepentingan modal Daning Saraswati sebesar Rp 3 miliar.

Pengacara Nilai Pernyataan soal Juliari Layak Dituntut Mati Berlebihan

Maqdir mengungkapkan, keterangan mantan pejabat pembuat komitmen PPK Kemensos Matheus Joko Santoso itu harus di uji di persidangan. Ini namanya putusan itu sudah berlebihan," kata Maqdir.

Next