Bakteri yang digunakan untuk menguraikan minyak pada proses pengolahan limbah minyak adalah. Peran bakteri dalam pengolahan limbah

Bakteri Pemakan Hidrokarbon Bersihkan Cemaran Minyak di Laut

Program Studi Bioteknologi IPB Udiharto M. Ukuran bahan yang lebih kecil akan memperbesar luas permukaan, sehingga memperbesar kontak dengan mikroba. Daubaras D, Chakrabarty AM.

Next

Pengolahan Limbah Minyak Bumi

Method 1664, Revision A: n-Hexane Extractable Material HEM; Oil and Grease and Silica Gel Treated n-Hexane Extractable Material SGT­HEM; Non-polar Material by Extraction and Gravimetry.

Bakteri Pemakan Minyak

Azotobacter sp mampu mengeksresikan beberapa jenis asam organik seperti asam pantotenat, asam glukoronat dan senyawa eksopolisakarida EPS yang tersusun dari unit-unit glukosa, rhamnosa, galaktosa dan fruktosa. Merupakan bakteri gram positif dan bersifat aerob. Pengutipan tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB.

Bakteri Pemakan Minyak

Keberlangsungan proses biodegradasi juga didukung oleh data GCMS yang menunjukkan bahwa setelah 4 bulan proses bioremediasi, teridentifikasi senyawa hidrokarbon dari C-6 sampai C-12 yang pada awalnya terdiri dari senyawa hidrokarbon dari C-6 sampai C-35. Teknik bioremediasi in-situ umumnya diaplikasikan pada lokasi tercemar ringan, lokasi yang tidak dapat dipindahkan, atau karakteristik kontaminan yang volatil. Mereka menemukan bahwa 1 dari 3 orang menderita sejenis kanker.

Next

Bakteri Pemakan Hidrokarbon Bersihkan Cemaran Minyak di Laut

Dan itu yang paling banyak direkomendasikan, meskipun tidak tertutup kemungkinan menggunakan teknik bioaugmentasi, " paparnya. Secara umum dari setiap perlakuakn, tiga minggu pertama produksi gas CO 2 mengalami peningkatan, tetapi mulai menurun pada minggu ke-4, kemudian meningkat lagi pada minggu ke-6 sampai minggu ke-9, dan minggu selanjutnya kembali mengalami fluktuasi. Pada umumnya, di daerah yang tercemar jumlah mikroba yang ada tidak mencukupi untuk terjadinya bioproses secara alamiah.

Bakteri Pemakan Minyak

Hal ini karena adanya senyawa hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak bumi, yang memiliki komponen senyawa kompleks, termasuk didalamnya Benzena, Toluena, Ethilbenzena dan isomer Xylena BTEX , merupakan senyawa aromatik dalam jumlah kecil dalam hidrokarbon, namun pengaruhnya sangat besar terhadap pencemaran, perairan. Adapun suhu yang dapat digunakan yaitu 800 derajat Celcius dan dalam tekanan 700 kpa.

Next

Peran bakteri dalam pengolahan limbah

Proses pembentukan minyak bumi membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga diperlukan adanya usaha untuk melestarikan sumber daya alam yang kian hari kian menipis. Minyak bumi sendiri terdiri dari berbagai macam campuran hidrokarbon yang sebagian besar adalah kelompok alkana.

Next