Puisi tentang maulid nabi. #Kumpulan puisi islami tema maulid nabi muhammad S.A.W

10 Kumpulan Puisi Singkat Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H

Ber abad-abad sudah berlalu Namun namamu masih melekat di hatiku Tak pernah aku bertemu atau berjumpa denganmu Tak pernah aku melihat langsung dakwahmu Namun sinar cahayamu itu mampu menembus ruang dan waktu Menembus perbedaan di antara seluruh umat manusia Cahaya itu tidak pernah redup sampai akhir jaman Rasulullah S. Salah satu bait puisi dari kumpulan tema maulid.

Next

Contoh Puisi Maulid Nabi Muhammad SAW 1443H

Dulu, 12 Rabiul Awal kalender tahun 571 Masehi, Rasul hadir ke dunia.

Next

#Kumpulan puisi islami tema maulid nabi muhammad S.A.W

Shalawat dan salam kita lantunkan seraya kita kirimkan kepada Nabiyullah akhir zaman, Muhammad SAW.

Next

3 Puisi Maulid Nabi Muhammad S.A.W (top)

Puisi 1: Pengorbanan Nabiku Tumpah air mataku ketika membaca kisahmu, Ya Rasul Berdarah-darah tubuh dan kaki demi berdakwah Bersakit-sakit dalam sabar atas segunung hina Juga dengan kekejian orang-orang kafir Rasulku mengajak manusia menenggelamkan Jahiliah Rasulku menawarkan cahaya Islam yang damai penuh pesona Dengan Al-Quran sebagai pedomannya Menuntun aku dan dirimu menuju surga Bersaksi bahwa Tuhan hanya Allah Semata Pengorbanan Nabiku membuat kita menangis Siapa yang tahan hatinya dikekang dengan kejam Siapa lagi kalau bukan Muhammad Rasul al-Mustofa Al-akhirul anbiya Nabiku menjadikan Islam tegak di tiang tertingginya Memohon kepada Allah untuk mengurangi beban umatnya Menyebrangi berlapis-lapis langit Beliau terjerembab duka; tiada tahan melihat gambaran siksa Manusia-manusia hina yang berenang di api neraka Pengorbanan Nabiku tiada berjumlah Dia rela menangguhkan mukjizat demi kita para hamba Allah hadiahkan telaga al-Kautsar Lalu Rasul akan memberikan minum kepada umatnya yang bertakwa Rasul akan memberikan pertolongannya kepada segenap umatnya yang terjatuh ke dalam palung api Rasul yang menangis Nabiku yang bersedih hatinya Sungguh pengorbanan yang tiada tara Hanya demi umatnya Demi bahagianya kita di akhir masa Sekarang, sudah sejauh mana pengorbananku? Pengertian dari maulid Nabi Muhammad adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal dua belas Rabiul awal dalam penanggalan Hijriyah. Ketika kita membaca dan mendengar kisah serta perjalanan dakwah Nabi, terang ditemui fakta bahwa banyak peristiwa sedih dan duka yang mengiringi kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Next

3 Puisi Maulid Nabi Muhammad S.A.W (top)

Aku ingin sosokmu Yaa Hubb.. Puisi Maulid Nabi Muhammad SAW Oleh: Bayangan Cermin Tabuh rebana Mengalun indah seirama Sholawat salam junjungan kami Nabi Muhammad SAW Sepenuh hati Sholawat ibu-ibu Rancak rebana menggebu Teriring lagu-lagu Islami syahdu Terdengar sedari rumah Merdu indah Selatan masjid Panggung pengajian megah Peringatan kelahiran Nabi Muhammad Sholawat untuk beliau Jamaah berduyun.

Next

Puisi Maulid Nabi Muhammad untuk Anak SD, Menyentuh Hati

Lalu kau hapus airmataku dengan sorban hijaumu, Yaa Rasul.. Terima kasih sudah berkunjung.

Next

Kumpulan Puisi Maulid Nabi Muhammad SAW Kehidupan Tanpa Batas Kehidupan Tanpa Batas

Alandika Ya Nabi Salam Alaika Aku menangis ketika membaca cerita Engkau berdakwah di tengah siksa Di saat kaum Quraisy menebar keji merajalela Ya Nabiku Muhammad SAW Demi langit, bumi, dan segala isinya Engkau benar-benar berbudi pekerti agung Sabar dengan sebaik-baiknya sabar Percaya dengan sebaik-baiknya dipercaya Cinta dengan sebaik-baiknya mencinta Peduli dengan sebaik-baiknya kepedulian Ya Nabi Ya Rasulullah Betapa tak sanggup aku mendengarmu dilempari batu Padahal Engkau hanya berkisah tentang kebaikan Mengajak mereka kaum Thaif dengan senyuman Tersenyum rela dan penuh dengan kerendahan Apalah daya ketika batu sudah digenggaman Sandal Rasulku dipenuhi darah yang memerah Mengalir hingga tumit-tumit kaki Tanpa ada sedikit pun rasa benci Ya Rasul Salam Alaika Tangisku di bulan rabiul awal sungguh tidak ada artinya Tapi Engkaulah teladan bagiku dan umat manusia Aku akan terus bershalawat memuji dan mengagungkan nama-Nya Seraya berharap untuk bertemu dan bersama-sama di surga 6. Puisi ini mencerminkan budi pekerti Rasulullah dan kecintaannya kepada umat Islam. Pada hari kelahiran ini, umat Islam di berbagai belahan dunia merayakannya dengan berbagai macam acara yang pada intinya mengingat kembali perjuangan dan suri teladan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Kumpulan Puisi Maulid Nabi Muhammad SAW Kehidupan Tanpa Batas Kehidupan Tanpa Batas

Nah, langsung disimak saja, ya: Puisi Religi Maulid Nabi yang Membuat Menangis Puisi Religi Maulid Nabi yang Membuat Menangis. Semoga bermanfaat Ya Muhammadku Ya Muhammad Engkau sebagai penerang dunia Kala gulita menjelma Engkau datang sebagai Rahmah Disaat Jahiliyah merambah Ditengah kebodohan umat Yang semakin mencuat Hadirmu laksana sebatang lilin Yang menerangi dinding-dinding kegelapan Hingga terang menggantikan Ya Muhammad Engkaulah akhir dari segala Nabi Yang mengajari kami ajaran suci Lewat Kalam Illahi Aku Rindu Muhammadku Allahuma Solli Ala Muhammad Semoga Shalawat itu menggema Ditengah carut marut dunia Berabad abad sudah terlewat Ratusan, ribuan, jutaan, bahkan milyaran umat Telah saling menggantikan Namun, nama agungmu Tak pernah tergantikan Tak pernah aku melihat parasmu dengan kedua mataku Mendengar dakwahmu dengan kedua telingaku Mememeluk tubuhmu dengan tanganku Namun hadirmu menembus ruang dan waktu Ya Muhammadku Sungguh aku rindu padamu Rindu akan suri tauladan yang kau ajarkan Rindu akan kebijakan yang kau perlihatkan Rindu akan kedamaian yang kau ciptakan Rindu akan semua Segala yang pernah kau lakukan Ya Muhammadku Meski ragamu tak lagi didunia Sungguh aku ingin berjumpa Disurga bercengkrama untuk selamanya Ya Nabi Ya Rasulullah Ya nabi ya Rasulullah Panutan kami, akhir dari segala nabi Kaulah surya penerang umat manusia Kaulah purnama ditengah gulita Engkaulah cahaya di atas cahaya Yang tak kan pernah padam Hingga akhir zaman Ya Nabiyallah, Ya Habiballah Kau ciptakan kedamaian Ditengah kekacauan dan kebodohan Suara kejahiliyahan Yang terdengar sumbang Kau gantikan dengan nyayian surga Yang sungguh menentramkan Ya Nabi Ya Rasulullah Biarkan aku memujamu, memujimu Kugoreskan namamu dihatiku Kan kuperlihatkan kepadamu Kala aku bersua denganmu Disurga Tuhanku juga Tuhanmu Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat. Kumpulan puisi tentang maulid nabi muhammad.

Next